Saat yang aku tunggu telah datang, mungkin ini yang paling tidak disenangi oleh semua orang. Sebuah dilema yang menurut ku sangat membebaniku, walau kelihatannya kecil (dalam lingkup perorangan) hal ini sangat membingungkan, disaat kita harus memilih salah satu dari dua pilihan antara kepentingan orang tua yang sebetulnya adalah keinginanku juga dan keinginan untuk bertahan dengan semua teman dan sahabat yang ada sekarang ini (ini juga pilihanku). Semua demi kebaikan bersama, akan tetapi sangat tidak nyaman dengan kondisi yang seperti ini.
Aku sudah mulai terbiasa dengan pekerjaan yang aku jalani sekarang ini namum aku harus meninggalkannya (jika tidak dapat ijin), karena aku tidak mau menjadi anak yang durhaka pada orang tua yang tinggal cuman satu.
Ada kata-kata yang paling benci aku ucapkan dari pada semua makian yang ada di bumi ini, "Selamat Tinggal", "Chiao", "Sayonara".
